Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Januari 2016

Petenis cantik ini membuka baju seusai kalah pertandingan

Petenis cantik ini membuka baju seusai kalah pertandingan . Petenis putri asal Kazakhstan Yulia Putintseva mengangkat bajunya saat bertanding di putaran ketiga melawan petenis asal Rusia Margarita Gasparyan di Turnamen Australia Open 2016 di Melbourne Park, Australia, (22/1/2016). (REUTERS/John French)

Minggu, 22 Januari 2012

Pancing Ikan, Dubes Korut Hampir Ditangkap

Pancing Ikan, Dubes Korut Hampir Ditangkap. BERLIN - Duta Besar Korea Utara untuk Jerman tengah menjadi perhatian di media Jerman saat ini. Dubes tersebut dianggap menyalahgunakan kekebalan diplomatiknya, tetapi pihak berwenang Jerman tidak bisa berbuat apapun mengenai hal ini.

Menurut laporan media setempat, polisi melihat seorang pria sedang memancing ikan di Sungai Havel, Berlin. Polisi pun meminta pria itu memperlihatkan izin memancing di sungai itu, yang memang diharuskan berdasarkan hukum di Jerman.

Tetapi saat polisi melakukan pemeriksaan, pria tidak memiliki izin yang diharuskan. 

Polisi pun mengatakan kepada pria itu, bahwa dirinya melanggar hukum di Jerman.  Namun pria itu justru hanya membalas peringatan pihak kepolisian dengan senyuman yang mengejek. Dirinya pun mengatakan, bahwa ia adalah Duta Besar Korea Utara untuk Jerman. Demikian diberitakan AFP, Sabtu (21/1/2012).

Polisi kemudian memeriksa kebenaran dari klaim pria itu. Setelah mereka memastikan bahwa pria tersebut Dubes Si Hong Ri, polisi pun tidak bisa melakukan penangkapan karena kekebalan diplomatik yang dimilikinya.

Memancing di Jerman memang tidak bisa seenaknya. Tiap pemancing harus mendapatkan izin terlebih dulu, jika tidak ingin didenda atau bahkan diancam penjara dua tahun.

Minggu, 08 Januari 2012

Tumor 90 kg Nguyen Berhasil Diangkat

Tumor 90 kg Nguyen Berhasil Diangkat HO CHI MINH - Tumor 90 kilogram yang bersarang di kaki pria asal Vietnam, Nguyen Duy Hai, berhasil diangkat lewat operasi bedah selama 12 jam. Pria berusia 32 tahun itu saat ini menjalani proses penyembuhan.

Pihak rumah sakit terpaksa memanggil seorang ahli bedah dari Amerika Serikat McKay McKinnon. McKinnon pun membawa delapan orang timnya dan langsung mengoperasi tumor Nguyen. McKinnon sebelumnya juga sempat mengoperasi tumor raksasa milik seorang perempuan para 1999. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Jumat (6/1/2012).

Tumor Nguyen dikabarkan menjadi tumor terbesar yang pernah muncul di Vietnam. Kaki pria itu juga terpaksa diamputasi demi memudahkan dirinya untuk bergerak. Meski tidak mengandung kanker, tumor itu mengganggu kesehatan jantung Nguyen dan membuat pria itu semakin lemah.

Dana dari operasi itu 100 persen ditanggung oleh McKinnon, karena McKinnon yakin, keluarga Nguyen tentunya tidak mampu untuk membayar biaya operasi yang sangat besar.

"Takut akan kematian adalah hal umum yang dirasakan setiap manusia, termasuk saya. Namun, ketika Dr. McKinnon memutuskan untuk kembali ke Vietnam, harapan saya untuk terus hidup semakin meningkat," ujar Nguyen.

Operasi itu sebelumnya juga sempat dikhawatirkan oleh Nguyen karena resikonya yang sangat besar. Nguyen juga terancam akan meninggal dunia bila operasi pengangkatan tumor raksasa itu mengalami kegagalan.

Meski sudah terbebas dari tumor, masa penyembuhan Nguyen tidaklah sederhana. Nguyen juga harus menjalani perawatan intensif dalam beberapa pekan ke depan dan juga fisioterapi.(AUL)

Kamis, 05 Januari 2012

WOW Narsis, Mahasiswa Pamerkan Lukisannya Sendiri di Museum

WOW Narsis, Mahasiswa Pamerkan Lukisannya Sendiri di MuseumWROCLAW- Tidak ada yang salah dengan mengagumi karya diri sendiri. Namun memajang lukisan karya pribadi secara ilegal di sebuah museum tentu merupakan sebuah pelanggaran.

Seorang mahasiswa Akademi Seni Rupa Wroclaw Andrew Sobiepan mendatangi Museum Nasional di Wroclaw, Polandia untuk menggantung lukisan yang dibuatnya.

"Aku tidak ingin menunggu 30 atau 40 tahun lagi untuk melihat lukisanku tergantung di museum ini sehingga aku datang kesini untuk menggantungnya sendiri," ujar Sobiepan seperti dikutip upi.com, Kamis, (5/1/2012).

Para petugas di museum nasional baru menyadari tindakan pria nekat itu tiga hari kemudian. Lukisan itu pun akhirnya diturunkan.(rhs)

Sabtu, 17 Desember 2011

ASTAGA Tukang Kayu Tak Sengaja Telan Paku

ASTAGA Tukang Kayu Tak Sengaja Telan Paku. BEIJING - Seorang Tukang Kayu asal China dilarikan ke rumah sakit setelah tiga kali menelan paku. Kejadian itu berlangsung saat dirinya tengah bekerja.

Li Xiangyang menggigit paku ketika ia sedang bekerja namun ketika ia terbatuk tanpa sadar ia menelannya. Paku yang ditelannya diketahui berukuran 6x3 inci. Demikian diberitakan Orange, Jumat (16/12/2011).

Xiangyang segera dilarikan ke rumah sakit Universitas Wuhan di Huangshi, Provinsi Hubei untuk mendapatkan perawatan. Dokter menggunakan Sinar-X untuk melihat organ dalam tubuhnya dan berhasil menemukan paku itu di paru-paru kanannya.

Prof Hu Ke yang menangani Xiangyang langsung menggunakan alat bantu optik bronkoskop ke tenggorokannya untuk menarik keluar paku tersebut.

Namun nahas, ketika paku sudah berada dibagian ujung tenggorokannya, ia batuk dan paku kembali masuk ke tenggorokannya. Ketika Prof Hu Ke kembali menggunakan Sinar-X posisi paku berpindah ke paru-paru kirinya.

Tindakan yang sama dilakukan untuk kedua kalinya, Prof Hu kembali menggunakan serat optik itu untuk menarik keluar paku, namun lagi-lagi li terbatuk dan paku tidak berhasil dikeluarkan.

Pengecekan terakhir kali dilakukan. Namun kali ini paku tidak lagi ditemukan di paru-paru melainkan sudah berpindah ke bagian perut. Akhirnya dengan penjepit gastroscope paku berhasil dikeluarkan. 
(faj)

Masak Kucing Tetangga, Gina Langsung Ditahan

Masak Kucing Tetangga, Gina Langsung Ditahan.LONDON - Seorang ibu yang memiliki tiga orang anak terpaksa dipenjara karena memasak kucing kecil milik tetangganya dengan menggunakan microvawe.

Gina Robins memasukkan kucing kecil itu ke microwave milik Sarah Knutton yang merupakan tetangganya sendiri. Gina sebelumnya mengalami perseteruan dengan Sarah. Gina pun mengirim pesan SMS ke Sarah dengan mengatakan, "Kucing? Karma."

Sarah memang selalu mengizinkan Gina untuk menggunakan microwave yang ada di rumah Sarah, untuk menghangatkan makanan bayi. Namun, saat itu Gina justru menghangatkan kucing milik Sarah.

Saat Sarah duduk santai di ruang tamu, dirinya mendengar ada bunyi berisik dan suara melengking yang cukup menarik perhatiannya. Dirinya pun menghampiri suara itu dan menyaksikan kucingnya mati terbakar.

Gina pun akhirnya ditahan 168 hari, Gina juga tampak tenang. Atas ulahnya perempuan ini juga diberikan larangan untuk memelihara hewan selama 10 tahun.

"Kau dinyatakan bersalah karena melakukan penyiksaan dan membunuh hewan yang masih kecil," ujar jaksa, seperti dikutip Daily Mail, Kamis (15/12/2011).

Perempuan berusia 31 tahun itu mengklaim, kucing milik tetangganya masuk ke dalam microwave ketika sedang berkelahi dengan kucing lainnya. Meski demikian, pengadilan tidak percaya pada argumen Gina.

Sarah mengatakan, Gina ada di dapurnya bersama kucing-kucing miliknya dalam beberapa menit dan dirinya pun keluar dari dapur dengan makanan bayi. Gina juga tampak gelisah ketika pergi ke dapur seolah tengah mengalami masalah. Di saat itulah Sarah mendengar adanya suara aneh dari dapur dan Gina mengatakan, dirinya tak mendengar apa-apa.

Gina pun terus menerus menyangkal tuduhan itu, namun pengadilan tampaknya ragu dengan argumennya. Sarah mengatakan, insiden ini adalah insiden yang paling mengerikan yang pernah dialaminya.(rhs)

Minggu, 28 Agustus 2011

WOW Inilah Perempuan-perempuan Kesukaan Khadafi

WOW Inilah Perempuan-perempuan Kesukaan Khadafi. TRIPOLI - Pemimpin Libya Moammar Khadafi memang dikenal sebagai pria yang doyan dikelilingi oleh perempuan-perempuan cantik. Terakhir baru saja terungkap bahwa Khadafi adalah penggemar berat dari mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Condoleezza Rice.

Sebagai perempuan, Condoleezza Rice memang dikenal sebagai sosok dengan karir yang mengagumkan. Tidak heran banyak pihak yang mengaguminya termasuk juga Khadafi.

Khadafi sepertinya memang jatuh cinta kepada perempuan yang biasa dipanggil Condi ini. Terbukti saat pihak oposisi memasuki kediamannya di Bab al-Aziziya, Tripoli, banyak ditemukan koleksi foto dari Condi. Demikian diberitakan thedailybeast, Minggu (28/8/2011).

Pihak Kementerian Luar Negeri AS menyebut penemuan tersebut adalah sesuatu yang aneh dan menakutkan. Tetapi hubungan Khadafi dengan perempuan memang dikenal sangat aneh.  Pernikahan pertamanya dengan Fatiha al-Nuri pada 1968 lalu hanya bertahan enam bulan.

Dirinya kemudian bertemu dengan istri yang sekarang Safia Farkash, saat Farkash menjadi seorang perawat sedang merawat Khadafi yang saat itu menderita usus buntu. Keduanya menikah antara tahun 1970.

Baru-baru ini, Khadafi juga menarik perhatian banyak pihak saat dirinya kerap dikelilingi oleh perempuan-perempuan Ukraina yang berpakaian perawat. 

Lewat bocoran kawat diplomatik Kedutaan Besar AS oleh WikiLeaks disebutkan, "Khadafi amat bergantung kepada perawat asal Ukraina Galyna Kolotnytska yang dianggap sebagai si pirang nan seksi". Dikabarkan, Khadafi tidak dapat melakukan perjalanan tanpa ditemani oleh Kolotnytska. 

Tetapi bulan Maret lalu, perawat Ukraina itu memutuskan untuk pulang kembali ke negaranya. Sementara perawat lainnya Oksana Balinskaya, mengatakan hubungan antara perawat Khadafi dengan mantan penguasa Libya tersebut murni profesional dan tidak pernah terlibat hubungan seksual ataupun romantis.

Khadafi juga dikenal dengan sekumpulan pengawal perempuan yang diketahui amat berbahaya dan juga diharuskan masih perawan. Terlebih dari itu, Khadafi memang tidak bisa dilepaskan dari para perempuan cantik.

Pada 2007 dan 2009, dirinya bertemu dengan ratusan perempuan Prancis dan Italia. Pertemuan ini sengaja dilakukannya saat mengunjungi kedua negara tersebut.

Libya Pasca Kekalahan Khadafi: Pasukan Khadafi Eksekusi Warga Sipil

Libya Pasca Kekalahan Khadafi: Pasukan Khadafi Eksekusi Warga Sipil. TRIPOLI - Pasukan loyalis pemimpin Libya Moammar Khadafi dikabarkan mengeksekusi 17 tahanan penjara di Tripoli, saat pasukan oposisi mulai memasuki Ibu Kota Libya tersebut. Selain itu puluhan warga sipil juga dieksekusi oleh pasukan ini.

Laporan mengenai eksekusi ini dikeluarkan oleh kelompok Human Rights Watch (HRW) yang berbasis di New York, Amerika Serikat. HRW mengeluarkan laporan tersebut berdasarkan bukti-bukti yang ada.

"Dari bukti yang kami kumpulan selama ini, ada dugaan kuat bahwa pasukan loyalis Khadafi dengan sengaja melakukan pembunuhan terencana terhadap warga sipil, sesaat pasukan oposisi hendak menguasai Tripoli," ucpa Sarah Leah Witson dari HRW seperti dikutip herald.ie, Minggu (28/8/2011).

Sementara dari laporan HRW, mereka menemukan jasad-jasad yang membusuk di sekitar wilayah di Ibu Kota Libya tersebut. Penemuan jasad ini juga terjadi di dekat kediaman Khadafi di Bab al-Aziziya.

Sejak memasuki Tripoli pekan lalu, pasukan oposisi menghadapi pertempuran sengit dengan pasukan loyalis Khadafi. Namun akhir pekan ini, pasukan oposisi berhasil mengendalikan Tripoli hampir secara keseluruhan.

Hingga saat ini keberadaan Khadafi masih belum jelas. Namun juru bicara Khadafi, Moussa Ibrahim memastikan mantan penguasa Libya tersebut masih ada di Tripoli.

Ibrahim sendiri mengaku dirinya menemui Khadafi pada Jumat 27 Agustus lalu.

Menurut Ibrahim, Khadafi menawarkan pihak oposisi untuk membicarakan pemerintahan transisional. Berdasarkan keterangannya, Al-Saadi Khadafi, putra dari Khadafi akan memimpin pembicaraan pembentukan pemerintahan transisional tersebut. 

Sabtu, 27 Agustus 2011

Jet Tempur Inggris Serang Kampung Halaman Khadafi

Jet Tempur Inggris Serang Kampung Halaman Khadafi SIRTE - Jet tempur milik Inggris diketahui melakukan pengeboman terhadap sebuah bunker milik pemimpin Libya Moammar Khadafi di Sirte. Kota tersebut selama ini dikenal sebagai kota kelahiran Khadafi dan dicurigai dirinya tengah bersembunyi di kota tersebut.

Pada serangan ini, jet tempur Inggris Tornado GR4 melesakan tembakan ke bunker milik Khadafi yang berada di Sirte. Bunker tersebut hancur diterjang peluru kendali yang dilesakan jet tempur Inggris tersebut.

Tetapi kepastian mengenai keberadaan Khadafi di kota yang berjarak 360 kilometer sebelah timur Tripoli, hingga kini masih belum bisa dikonfirmasi.

Sirte sendiri adalah tempat terakhir dari sisa kekuatan Khadafi. "Kota itu selama ini merupakan basis pertahanan dari rezim Khadafi. Sisa-sisa kekuatan Khadafi tampak masih melancarkan serangan," ucap pejabat oposisi Libya seperti dikutip CNN, Sabtu (27/8/2011).

"Saat ini loyalis Khadafi putus asa dan berusaha untuk melancarkan serangan. Tetapi mereka harus mengerti fakta bahwa rakyat Libya saat ini memegang kendali atas negaranya sendiri," lanjutnya.

Kekuasan Dewan Transisi Nasional (NTC) sepertinya makin terus menguat. Mereka saat ini sudah memindahkan pusat pemerintahannya dari Benghazi ke Tripoli. Pejabat NTC Ali Tarhuni mengatakan, pemimpin NTC Mustafa Abdel Jalil dikabarkan segera tiba ke Tripoli.

Sementara Komandan perebutan kota Tripoli pasukan NTC Abdel Nagib Mlegta mengatakan, saat ini pasukannya sudah menguasai 95 persen wilayah Tripoli.

Mereka merencanakan akan merebut wilayah Tripoli dan menangkap Khadafi dalam waktu 72 jam ke depan.

Mlegta menuduh pasukan loyalis Khadafi membunuh lebih dari 150 tahanan dengan granat dalam sebuah pembunuhan massal, ketika pasukan tersebut berusaha kabur dari Tripoli. Namun belum jelas fakta di balik tuduhan pihak oposisi tersebut.

Sementara mengenai tindakan penyiksaan yang dialami oleh warga Libya, pihak Amnesti Internasional kedua belah pihak baik oposisi ataupun pasukan Khadafi sama-sama bersalah melakukan penyiksaan terhadap warga.

Sedangkan PBB, Uni Afrika dan Liga Arab serta Uni Eropa mendesak semua pihak di Libya untuk menghindari ketegangan. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari pertumpahan darah baru. 
(faj)

Jumat, 04 Februari 2011

Rakyat Mesir Berdoa Agar Mubarak Lengser

Rakyat Mesir Berdoa Agar Mubarak Lengser.
KAIRO - Puluhan ribu rakyat Mesir berdoa di Tahrir Square hari ini. Mereka melakukan salat Jumat bersama, dan berdoa Presiden Hosni Mubarak bersedia mundur dari jabatannya hari ini.

"Kami ingin pimpinan rezim (Mubarak) mundur dari jabatannya," teriak para pengunjuk rasa usai salat Jumat, seperti dikutip Reuters, Jumat (4/2/2011).

Massa pun tampak terus berdatangan ke Tahrir Square usai Salat Jumat usai, mereka meneriakan "Allahu Akbar" seraya menuntut Presiden Mubarak untuk meletakkan jabatannya. Pengunjuk rasa sendiri datang dari berbagai kelompok masyarakat dan agama yang berbeda.

Mereka bersatu demi tujuan yang sama yakni menuntut agar Mubarak turun dari jabatan yang telah ia emban selama 30 tahun.

"Hari ini adalah hari terakhir (untuk Mubarak turun)," teriak para pengunjuk rasa.

Pemandangan di Tahrir Square pun sedikit berbeda saat Menteri Pertahanan Mesir Mohamed Hussein Tantawi yang juga bekas kepala staf angkatan darat Mesir, melakukan kunjungan kepada para prajurit yang menjaga aksi protes.

Tantawi tampak memberi sedikit wejangan kepada para prajurit Mesir yang selama ini berhasil menjaga keamanan di wilayah protes.

Senin, 17 Januari 2011

Protest, Someone Burn Yourself in Parliament

Protest, Someone Burn Yourself in Parliament CAIRO - A man lit a fire in his own body outside the parliament building in Cairo Egypt. Not yet clear what the motive of these men do this reckless action.

"The man was standing outside the parliament building, the hose how then he poured gasoline over his body and ignited himself with fire, 'said a witness who declined to be named, told AFP on Monday (1/17/2011).

"A policeman who happened to be at the scene, managed to extinguish the fire and the man was immediately rushed to the hospital by an ambulance," he continued.

Until now there has been clear from the condition of an unidentified man was. Presumably he was trying to imitate a similar action performed by a citizen of Tunisia.

Previous Mohammed Bouazizi burn himself in Tunisia some time ago. 26-year-old man set fire to himself when the police forbade selling fruit and vegetables to make money.

Bouazizi case that eventually died of wounds he suffered, immediately sparked protests in Tunisia. These protests eventually rezin ouster of former President Zine El-Adinie Bin Ali, who has ruled for 23 years in Tunisia.

Minggu, 16 Januari 2011

Cancel Suicide, Life Fixed Float

Cancel Suicide, Life Fixed Float KUALA LUMPUR - A suicidal woman with a drinking poison. But at the last moment he canceled a plan, but it's too late because in the end he died in hospital despite asking for help to friends.

The victim is a single mother this, died after undergoing treatment at a hospital in Muar, Malaysia. During the three-hour mother of three children struggling back to life.

Women who divorced her husband six years ago, had difficulty to end his own life. Previous victims had called friends to ask for help, but on arrival at hospital his life can not be helped anymore.

As reported by The Star, Sunday (1/16/2011), believed to have committed suicide motive was based on the pressure of his life.

While on the way to the hospital, victims admitted regret trying to end her life. But all too late because the medical personnel failed to help her through this time of critical.

Jumat, 14 Januari 2011

Strange, But Not Get Robbed Ship

Copenhagen - A piracy that afflicts a Danish-owned ship weaponry in the Gulf of Aden, Oman's territorial waters, led to the kidnapping of the crew. Surprisingly, the pirates and the ship was not carrying that they attack, like the practice of piracy in general.

As disitat AFP on Friday (14/01/2011), The Leopard ships weighing 2,000 tons that was transporting the goods "sensitive," allegedly including weaponry.

Ships that are under the operational command of the Danish company, Shipcraft, known to routinely carrying nuclear materials.

Six crew members, two Danish citizens including the captain, and four citizens of the Philippines-were forced to move to a Taiwan-owned fishing boat that has been taken over by pirates and operate as an aircraft carrier.

Location dirompak ship has now been found and the Turkish Navy was looking for it. The report also said there was no sign of the group of pirates in the region.

One source believes the pirates had contacted the company is operational. Claus Bech company leaders confirmed the Leopard has been attacked, but he has not received the latest news related to this incident

Will First Capsule Hotel Opens in Shanghai

SHANGHAI - China's first capsule hotel will soon open in Shanghai. This facility has a target audience from among tourists who have limited funds. This hotel is in the middle of luxurious accommodation industry.

Uniquely, the division of the room at this hotel is adjusted to the level of snoring tenants. This capsule hotel is just renting the room to sleep. Hotels of this type is the first time in Japan with consumers generally from among the employees who work late into the night or drunk it was difficult to walk home.

As reported by Reuters on Friday (01/14/2011), similar facilities are also available for tourists who want cheap accommodation.

Space capsule area of 300 square meters is located near one of the busiest railway station in Shanghai. This hotel has 68 beds in one space capsule.

Hotel owners who are also residents of Shanghai Ta Zan (32) said he opened the hotel is inspired by his experience. He spent his college in Tokyo to live and work in a capsule hotel.

"I am quite interested in this concept. I think if I want to start (business) like this, Imust to enter my own ideas into this concept ,"said Ta .

The room without additional decoration can be comfortably occupied by the guests. Capsule hotel room measuring 2.2 meters long and 1.1 meters high and wide

Kamis, 13 Januari 2011

Upset, Judge Threatens Plasters Mouth Defendant

OHIO - A judge in Ohio has threatened to plaster the mouth of a defendant for having caused a commotion in court. An attorney reported this, as reported by the Associated Press on Thursday (01/13/2011).
Duniek man named Christian (26) have to deal with Judge Judge Elizabeth Kobly in court on charges of violation of traffic and disrupt the work of officers.
"Christian babbling and screaming in front of the judge in the trial because he was annoyed to wait for the judge entered the courtroom," said the former lawyer David Gerchak.
After that, Gerchak said the judge had repeatedly tried to calm his client. Out of patience, the judge then asked a number of officers brought her a plaster.
Judge Kobly not want to comment on this. While Gerchak decided to resign as attorney Christian. Still not clear who would replace him.
Gerchak said he did not know whether Judge Kobly serious or not with the threat. However, it is clear the threat was addressed to former clients.
Referring to the report police officer, Christian was sentenced to 230 days in jail because it was in contempt of court. Christian in contempt when he should be removed forcibly from the courtroom by police officers at the request of the judge.
"He (the judge) asked him not to return to the courtroom except when his mouth was taped," according to a report from a police officer. Chris tried to fight while shouting words that do not deserve when dragged out by police officers

Minggu, 09 Januari 2011

AS Minta Twitter Bongkar WikiLeaks

WASHINGTON - Penyelidik federal Amerika Serikat (AS) ingin agar Twitter membongkar semua data spesifik milik pihak-pihak yang terlibat dalam pembocoran dokumen rahasia AS. Mereka yang dimaksud adalah pendiri WikiLeaks, Julian Assange, prajurit muda AS sekaligus tertuduh informan WikiLeaks Bradley Manning, dua orang pakar komputer dan seorang lainnya dari Islandia.

Adapun data-data yang diminta AS kepada Twitter adalah berupa pesan-pesan rahasia, informasi kontak, nomor akun bank serta data-data personal lainnya.

Seperti dilansir The Telegraph, hakim di distrik Virginia, AS telah meminta pengelola Twitter menyerahkan data-data tersebut sejak bulan lalu.

Pengelola Twitter sendiri masih menolak berkomentar. Namun, mereka mengatakan sudah menjadi kebijakan dari perusahaan untuk menginformasikan kepada pengguna bahwa pemerintah pernah membuat permintaan semacam itu. Banyak pihak menduga Twitter akan menolak permintaan ini demi kerahasiaan pengguna.

Permintaan ini adalah lanjutan dari usaha penyelidikan federal terkait bocornya sejumlah besar dokumen rahasia milik Kedutaan Besar AS di luar negeri.

Usaha AS ini juga akan memunculkan isu baru seputar kerahasiaan online. Pesan berantai dan debat yang berkembang di dunia maya, khususnya di Twitter, memang memegang peran penting bagi mereka yang ingin mendukung atau mengkritik WikiLeaks.